Resident evil 9 kapan rilis? Pertanyaan ini memang menjadi salah satu yang paling sering ditanyakan oleh para penggemar game horor di Indonesia. Tahun 2026 diprediksi akan menjadi salah satu tahun paling menarik bagi industri video game, dengan berbagai judul baru yang menawarkan konsep terbaru dan pengalaman bermain yang lebih seru.
Tidak hanya game Resident Evil 9 (Resident Evil: Requiem) yang dijadwalkan meluncur pada 27 Februari 2026 untuk PC, PlayStation 5, dan Xbox Series, kita juga akan disuguhkan dengan berbagai game baru rilis lainnya yang sangat dinanti. Salah satunya adalah Grand Theft Auto VI dari Rockstar Games, sekuel yang telah ditunggu selama lebih dari satu dekade sejak rilis GTA V. Game open world ini bahkan diklaim akan menjadi yang paling realistis sepanjang masa dengan teknologi grafis yang bikin mulut menganga.
Selain itu, beberapa game paling ditunggu lainnya termasuk Fable dan The Elder Scrolls VI yang tentunya akan membawa pengalaman bermain yang lebih segar. Kapan Resident Evil 9 rilis di Indonesia? Apakah akan sama dengan tanggal rilis globalnya? Mari kita bahas lebih detail tentang Resident Evil 9 dan game-game menarik lainnya yang akan datang di tahun 2026.
Resident Evil 9

Penantian panjang para penggemar game horor akan segera berakhir dengan kehadiran Resident Evil 9: Requiem yang telah diumumkan secara resmi oleh Capcom. Game ini akan menjadi sekuel kesembilan dari seri utama Resident Evil dan menawarkan berbagai elemen baru yang mendebarkan.
Cerita Resident Evil 9
Dalam Resident Evil 9: Requiem, pemain akan mengendalikan Grace Ashcroft, seorang agen FBI yang menjadi protagonis utama. Grace merupakan putri dari Alyssa Ashcroft, karakter yang dikenal dari game Resident Evil Outbreak. Dia ditugaskan untuk menyelidiki serangkaian kasus kematian misterius yang memiliki keterkaitan dengan Raccoon City.
Menariknya, cerita berlangsung sekitar 30 tahun setelah serangan misil yang menghancurkan Raccoon City. Kasus ini memiliki hubungan personal dengan masa lalu Grace, khususnya berkaitan dengan kematian ibunya di Wrenwood Hotel delapan tahun sebelumnya.
Selain karakter baru, Leon S. Kennedy dipastikan kembali hadir dalam game ini. Veteran ini akan memainkan peran penting dalam cerita, dengan porsi gameplay yang menonjolkan pengalaman tempurnya sebagai penghubung antara era klasik dan cerita modern Resident Evil.
Gameplay Resident Evil 9
Resident Evil 9: Requiem menawarkan pengalaman bermain yang fleksibel dengan kemampuan beralih antara perspektif orang pertama dan ketiga. Menurut produser Masato Kumazawa, “Pemain dapat mengalami horor dari dekat melalui gameplay yang tegang dan realistis dengan perspektif orang pertama, atau kamera over-the-shoulder dalam perspektif orang ketiga”.
Bagian gameplay Grace lebih fokus pada elemen stealth dan horor psikologis, sementara segmen Leon lebih berorientasi pada aksi. Pemain akan dikejar oleh monster mengerikan sepanjang game, mirip dengan Mr. X atau Lady Dimitrescu dari seri sebelumnya. Untuk menghindari deteksi, pemain dapat merunduk, mengendap-endap, dan bersembunyi di bawah objek seperti meja.
Game ini juga akan menampilkan berbagai teka-teki klasik khas Resident Evil untuk menyeimbangkan pertempuran dan elemen naratif.
Kapan Resident Evil 9 Rilis di Indonesia
Kabar gembira bagi para penggemar, Resident Evil 9: Requiem resmi dijadwalkan rilis pada 27 Februari 2026. Game ini akan diluncurkan untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC. Capcom memastikan bahwa game ini tidak akan tersedia untuk konsol generasi lama karena dikembangkan secara khusus untuk memaksimalkan performa dan visual perangkat generasi terbaru.
Meski belum ada pengumuman resmi tentang tanggal rilis spesifik di Indonesia, namun seperti game-game Resident Evil sebelumnya, kemungkinan besar akan mengikuti tanggal rilis global. Para penggemar di Indonesia dapat mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi teror baru yang menanti.
Grand Theft Auto VI

Setelah penantian lebih dari satu dekade, Grand Theft Auto VI akhirnya akan hadir di konsol game terbaru. Rockstar Games telah mengonfirmasi bahwa game yang sangat dinantikan ini akan dirilis pada 19 November 2026, setelah mengalami dua kali penundaan dari jadwal sebelumnya.
Fitur GTA VI
GTA VI akan menggunakan versi terbaru dari Rockstar Advanced Game Engine (RAGE 9), yang membawa berbagai inovasi teknologi. Salah satu fitur paling mengesankan adalah sistem simulasi air secara fisik dalam waktu nyata yang dikembangkan oleh tim “RAGE Technology Group”. Fitur ini memungkinkan lautan memiliki peran penting dalam dunia game, dengan kemungkinan aktivitas baru seperti berselancar.
Kendaraan dalam GTA VI juga mendapatkan peningkatan signifikan dengan jumlah poligon yang lebih banyak dibandingkan GTA V, memungkinkan deformasi yang lebih presisi dan kecelakaan yang lebih realistis. Selain itu, kustomisasi kendaraan kini tidak hanya memengaruhi tampilan luar, tetapi juga pengalaman berkendara.
Sistem cuaca dinamis akan berdampak pada lingkungan dan gameplay. Hembusan angin akan mengguncang vegetasi dan menciptakan gelombang yang mengganggu ketenangan pantai, sementara hujan dan angin akan memengaruhi kemampuan mengemudi.
Setting dan Karakter
GTA VI berlangsung di negara bagian fiksi Leonida yang terinspirasi dari Florida, dengan fokus utama pada Vice City modern (berdasarkan Miami). Dunia game ini juga mencakup Grassrivers (terinspirasi Everglades), Leonida Keys (Florida Keys), Port Gellhorn, Ambrosia, dan Mount Kalaga National Park.
Game ini memiliki dua protagonis utama yang dapat dimainkan: Jason Duval dan Lucia Caminos—yang menjadi protagonis wanita pertama dalam seri utama GTA. Keduanya terlibat hubungan romantis dengan narasi terinspirasi perampok bank terkenal Bonnie dan Clyde. Jason adalah mantan tentara yang bekerja dengan pengedar narkoba lokal, sedangkan Lucia baru saja keluar dari penjara Leonida Penitentiary.
Karakter pendukung menarik lainnya termasuk Cal Hampton (teman paranoid Jason), Boobie Ike (pengusaha di Vice City), Dre’Quan Priest (pemilik label rekaman), dan Raul Bautista (perampok bank berpengalaman).
Platform dan Harga
GTA VI dipastikan akan dirilis untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X|S pada 19 November 2026. Meskipun belum ada pengumuman resmi untuk versi PC, berdasarkan pola rilis game-game Rockstar sebelumnya, versi PC kemungkinan akan menyusul beberapa waktu setelahnya.
Mengenai harga, belum ada konfirmasi resmi dari Rockstar Games atau Take-Two. Namun, berdasarkan tren industri saat ini, GTA VI diperkirakan akan dibanderol sekitar Rp1.585.511 untuk edisi standar. Sedangkan untuk edisi Deluxe dan Ultimate diperkirakan mencapai Rp1.981.889.
Mengingat popularitas luar biasa seri Grand Theft Auto, tidak mengherankan bahwa GTA VI diprediksi akan terjual hingga 40 juta kopi dan menghasilkan pendapatan sekitar Rp50 triliun dalam tahun pertamanya saja.
Crimson Desert

Pearl Abyss menghadirkan dunia baru yang menantang dalam salah satu game baru rilis 2026 yang paling ambisius, Crimson Desert. Dijadwalkan meluncur pada 19 Maret 2026 untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC, game ini menawarkan pengalaman aksi petualangan yang belum pernah ada sebelumnya.
Dunia dan Cerita Crimson Desert
Crimson Desert berlatar di benua fiksi Pywel, dunia fantasi abad pertengahan yang penuh konflik dan kekuatan misterius. Pemain akan mengendalikan Kliff, anggota kelompok Greymanes yang harus bertahan hidup setelah serangan brutal dari musuh bebuyutan mereka, kelompok Black Bears. Misi utama Kliff adalah menyatukan kembali anggota klan yang tersebar dan memulihkan kehormatan Greymanes setelah tragedi tersebut.
Menariknya, dunia Pywel memadukan unsur fantasi tradisional dengan elemen steampunk dan fiksi ilmiah. Berbagai wilayah termasuk kota ramai, padang pasir luas, tundra beku, dan hutan lebat menciptakan dunia yang hidup dan bernapas. Ketegangan politik dan perebutan kekuasaan antara berbagai faksi menjadi latar belakang petualangan yang mendalam.
Sistem Pertarungan Crimson Desert
Sistem pertarungan Crimson Desert terinspirasi dari game fighting klasik seperti Samurai Showdown, Final Fight, dan King of Fighters. Alih-alih bertumpu pada pola serangan yang sederhana, pemain harus menguasai kombinasi tombol yang menghasilkan gerakan bervariasi—mulai dari tendangan hingga bantingan ala pegulat.
Sementara itu, kemampuan Kliff semakin bertambah melalui pohon kemampuan, memberikan banyak pilihan dalam setiap pertarungan:
- Serangan jarak dekat dengan pedang dan senjata lainnya
- Kemampuan menggunakan tiga elemen: api, es, dan petir
- Teknik khusus seperti gerakan Matrix slow-motion saat menembak
Eksplorasi dan Visual
Eksplorasi dalam Crimson Desert didukung mesin BlackSpace yang memungkinkan fisika waktu-nyata dan lingkungan dinamis. Terlebih lagi, dunia game menawarkan variasi vertikal yang luas dengan sistem pergerakan yang mengesankan. Pemain dapat menunggang berbagai kendaraan unik, dari kuda hingga beruang grizzly, bahkan raptor dan naga yang bisa terbang.
Dari segi visual, Pearl Abyss menciptakan dunia dengan detail menakjubkan—mulai dari kota yang ramai, hutan yang tertiup angin, hingga cahaya yang realistis. Cuaca dinamis tidak hanya mempengaruhi pemandangan tetapi juga gameplay, dengan suhu yang bahkan ditampilkan di antarmuka.
Fable Reboot

Setelah absen selama lebih dari satu dekade, seri Fable akhirnya kembali dengan versi reboot yang dikembangkan oleh Playground Games untuk Xbox Series X|S dan PC. Meskipun sempat ditunda, game ini dipastikan akan dirilis pada tahun 2026 dan dijanjikan akan “sepadan dengan penantian”.
Dunia Fantasi Fable
Dunia Fable berlatar di kerajaan fiksi Albion, yang dalam reboot ini dihadirkan sebagai “versi Albion yang paling indah yang pernah Anda lihat”. Berbeda dengan seri terdahulu, versi baru ini menampilkan dunia yang lebih luas dengan eksplorasi yang lebih mendalam. Trailer terbaru menunjukkan pemain dapat menunggang kuda melintasi lanskap terbuka, menandakan ini mungkin menjadi versi Albion terbesar yang pernah ada.
Playground Games memahami pentingnya melestarikan esensi Fable sementara memperbarui dunianya. Dalam trailer terlihat Dave si Raksasa (diperankan oleh Richard Ayoade) yang menyatakan “era para pahlawan telah berakhir—ini adalah era inovasi”, memberikan petunjuk tentang setting waktu dalam cerita. Game ini kemungkinan berlangsung selama periode “Kejatuhan Guild” antara Fable dan Fable II, dengan simbol Guild Hero yang terlihat di setiap trailer yang telah dirilis.
Sistem Moral dan Pilihan
Sistem moralitas selalu menjadi ciri khas seri Fable, namun dalam reboot ini, Playground Games diharapkan mengembangkannya menjadi lebih kompleks. Trailer terbaru mengisyaratkan bahwa pilihan pemain akan memiliki dampak lebih besar daripada sekadar perubahan kosmetik seperti warna rambut atau mata.
Dalam game sebelumnya, tindakan jahat atau baik secara langsung mempengaruhi penampilan karakter, dengan karakter jahat memiliki kulit pucat dan tanduk, sementara karakter baik bercahaya dengan halo. Reboot ini berpeluang mengembangkan sistem tersebut dengan pilihan yang memiliki konsekuensi naratif nyata, bukan hanya perubahan visual.
Grafis dan Humor
Meskipun menawarkan grafis realistis yang jauh lebih baik, reboot Fable tetap mempertahankan humor khas Inggris yang menjadi DNA seri ini. Trailer terbaru dengan jelas menunjukkan gaya komedi yang disukai penggemar—termasuk aksen Inggris yang kental dan humor yang tidak terlalu serius.
Seperti yang terlihat dalam trailer, elemen khas Fable tetap dipertahankan seperti karakter yang menenggak ale di tavern, menendang ayam melintasi bukit, dan dipanggil “wanker” oleh penduduk desa acak. Namun, berbeda dengan visual seperti buku cerita dari game-game terdahulu, reboot ini menampilkan pendekatan yang lebih realistis dengan mesin ForzaTech yang sama digunakan dalam seri Forza.
Meskipun tanggal rilis pasti belum diumumkan, para penggemar dapat berharap Playground Games akan memberikan pengalaman Fable yang segar namun tetap familiar saat game ini diluncurkan pada 2026.
007: First Light

IO Interactive mengumumkan game espionage terbarunya, 007: First Light, yang akan meluncur pada 27 Mei 2026 untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC. Game ini menawarkan sudut pandang segar tentang karakter ikonik dunia spionase.
Asal Usul James Bond
Berbeda dengan film dan game Bond sebelumnya, 007: First Light menghadirkan kisah asal-usul yang sepenuhnya original. Pemain akan mengendalikan James Bond muda berusia 26 tahun, seorang anggota kru udara Angkatan Laut Kerajaan Inggris yang menjanjikan namun terkadang membangkang. Cerita ini menggambarkan perjalanan Bond sebelum mendapatkan lisensi untuk membunuhnya, saat dia baru direkrut ke dalam MI6.
Patrick Gibson akan memerankan Bond muda ini, dengan penampilannya tidak didasarkan pada aktor film Bond manapun—suatu keputusan yang belum pernah terjadi sejak game James Bond 007: Agent Under Fire (2001).
Gameplay dan Gadget
007: First Light dibangun dengan empat pilar gameplay utama:
- Spycraft: Menekankan pengintaian, menguping percakapan kunci, dan mengumpulkan informasi penting
- Instinct: Fitur yang memungkinkan Bond memikat musuh, mengecoh ketika terdeteksi, atau mempertajam fokus dalam pertarungan
- Gadget: Peralatan dari Q Branch seperti alat pemotong kunci dan pengalih perhatian
- Pertarungan: Sistem yang memadukan tembakan presisi dan pertarungan jarak dekat yang dinamis
Menariknya, game ini memberikan kebebasan kepada pemain untuk menyelesaikan misi dengan berbagai pendekatan—baik secara diam-diam, agresif, atau menggabungkan keduanya dengan improvisasi.
Narasi dan Misi
Misi Bond akan membawanya ke berbagai lokasi di seluruh dunia. Salah satu misi berlangsung di turnamen catur eksklusif di Slovakia, sedangkan misi lainnya mengharuskan Bond menyusup ke pesta mewah di Kensington, London.
Selain itu, game ini menampilkan karakter klasik seperti M (diperankan oleh Priyanga Burford), Q (Alastair Mackenzie), dan Moneypenny (Kiera Lester). Karakter original baru termasuk mentor Bond di MI6, John Greenway (diperankan oleh Lennie James), dan penyelundup pasar gelap Bawma (diperankan oleh Lenny Kravitz).
Marvel’s Wolverine

Insomniac Games membuktikan kepiawannya dalam menggarap game superhero Marvel dengan mengembangkan Marvel’s Wolverine untuk PlayStation 5. Game yang dijadwalkan rilis pada Oktober 2026 ini menjadi salah satu judul paling dinanti para penggemar komik dan game.
Karakter dan Cerita Wolverine
Marvel’s Wolverine akan mengangkat kisah Logan di titik berbeda dari film-film X-Men yang sudah ada. Ceritanya mengambil latar waktu sebelum Wolverine bergabung dengan tim X-Men, menggali asal-usul karakter ikonik ini sebagai pemburu bayaran liar. Alur naratif berfokus pada pencarian identitas dan konfrontasi dengan masa lalunya yang kelam, terutama hubungannya dengan program Weapon X.
Tim pengembang Insomniac berkomitmen mempertahankan esensi Wolverine yang kasar dan brutal, namun tetap memberikan kedalaman emosional yang belum pernah dieksplorasi. Pemain akan mengalami masa-masa kelam Logan ketika ia harus bertahan hidup di dunia yang kejam.
Sistem Pertarungan Wolverine
Sementara itu, sistem pertarungan dirancang untuk menampilkan kebrutalan dan kekuatan regenerasi Wolverine yang legendaris. Berbeda dengan game-game sebelumnya, Insomniac memasukkan mekanik “Rage Mode” yang memungkinkan Logan menyembuhkan diri sambil melancarkan serangan mematikan dengan cakar adamantium-nya.
Selain itu, game ini menampilkan sistem stealth yang terintegrasi dengan kemampuan indra Wolverine yang tajam. Pemain bisa mengendap-endap menggunakan “Beast Sense” untuk mengidentifikasi musuh dari jauh dan merencanakan serangan.
Eksklusivitas Platform
Marvel’s Wolverine merupakan proyek eksklusif PlayStation 5, meskipun demikian belum ada informasi apakah game ini akan dirilis untuk PC di masa mendatang seperti halnya God of War dan Spider-Man. Sony Interactive Entertainment melihat Wolverine sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat katalog eksklusif PlayStation dengan judul-judul Marvel berkualitas tinggi.
Menariknya, Marvel’s Wolverine berbagi universe dengan Marvel’s Spider-Man, membuka kemungkinan crossover di masa depan antara dua superhero populer ini.
Nioh 3

Team Ninja mengumumkan peluncuran Nioh 3 pada 6 Februari 2026 untuk PlayStation 5 dan PC, menambah daftar game baru rilis yang patut dinanti. Seri action-RPG Jepang ini kembali dengan inovasi sistem pertarungan dan tantangan baru.
Sistem Stance dan Gaya Bertarung
Nioh 3 memperkenalkan sistem dual-style yang revolusioner, memungkinkan pemain beralih antara gaya Samurai dan Ninja dengan satu tombol. Gaya Samurai, mirip dengan seri sebelumnya, menawarkan pertempuran berbasis stance dengan Ki Pulse untuk memulihkan stamina. Berdasarkan survey, 80,5% pemain memberikan respons positif terhadap gaya Samurai.
Sementara itu, gaya Ninja yang baru berfokus pada gerakan cepat dan aksi udara. Gaya ini menggantikan Ki Pulse dengan “Mist”, teknik yang menciptakan klon untuk mengalihkan musuh, memungkinkan serangan cepat dari belakang dengan damage lebih tinggi. Menariknya, kedua gaya tidak berbagi peralatan, sehingga pemain dapat menyesuaikan build untuk masing-masing gaya.
Tingkat Kesulitan dan Boss
Meskipun terkenal dengan tingkat kesulitan tinggi, 56% pemain Alpha Demo menilai tingkat kesulitan “pas”. Namun, Team Ninja tetap membuat penyesuaian pada performa musuh yang terlalu kuat dan mengurangi HP beberapa boss.
Tantangan utama datang dari sistem Crucible, di mana menerima damage akan mengurangi HP maksimum pemain. Area ini juga menampilkan dark realm penguras stamina, menambah tingkat kesulitan. Pemain akan menghadapi boss menantang seperti Takeda Shingen dan Nuribotoke—boss raksasa dengan gerakan cepat dan jangkauan serangan luas.
Setting Jepang Feodal
Berbeda dengan game sebelumnya, Nioh 3 mengadopsi desain level yang kurang linear dengan area eksplorasi lebih luas. Pemain mengendalikan Tokugawa Takechiyo yang bertualang melintasi berbagai era waktu—Edo, Sengoku, Heian, dan Bakumatsu—untuk menyelamatkan Jepang dari serangan yokai.
Atmosfer “Dark Sengoku” tetap dipertahankan, dengan dunia yang penuh ketegangan dan tantangan. Para penggemar resident evil 9 yang mencari tantangan serupa bisa menikmati Nioh 3 sambil menunggu kapan resident evil 9 rilis di Indonesia.
Monster Hunter Stories 3

Capcom siap membawa jenis RPG berbeda dari seri utama Monster Hunter dengan Monster Hunter Stories 3: Twisted Reflection yang akan dirilis pada 13 Maret 2026. Game ini akan hadir di PlayStation 5, Nintendo Switch 2, Xbox Series X|S, dan PC.
Sistem Turn-Based
Monster Hunter Stories 3 mempertahankan sistem pertarungan berbasis giliran dengan serangan tipe Power, Speed, dan Technical yang membentuk dasar mekanik seperti batu-gunting-kertas. Pemain bisa memenangkan konfrontasi Head-to-Head dengan memilih tipe serangan yang tepat, mengisi Kinship Gauge untuk melancarkan serangan khusus. Sistem Breaking Parts memungkinkan pemain mematahkan bagian tubuh monster, memberikan keuntungan seperti material langka. Fitur baru Wyvernsoul Gauge dan Synchro Rush menambah kedalaman strategi pertempuran.
Koleksi dan Pelatihan Monster
Habitat Restoration menjadi fitur utama, memungkinkan pemain melindungi monster dan melestarikan ekosistem mereka. Setelah menetaskan monster, pemain bisa melepaskannya ke alam liar untuk membangun populasi spesies. Semakin tinggi Ecosystem Rank, semakin mudah mendapatkan telur monster dengan keterampilan dan gen khusus. Menariknya, monster juga bisa memiliki dua elemen sekaligus (Dual-Element) yang dipengaruhi oleh area tempat mereka menetas.
Visual dan Cerita
Cerita berlangsung 200 tahun setelah game sebelumnya, mengisahkan tentang dua negara Azuria dan Vermeil yang terancam kehancuran. Harapan muncul dengan ditemukannya telur Rathalos, spesies yang dianggap punah, namun kemudian melahirkan Rathalos kembar yang membawa tanda bencana. Dari segi visual, game ini menggunakan RE Engine, mesin yang sama dengan seri Resident Evil, namun dengan gaya cel-shaded yang memikat.
Onimusha: Way of the Sword
Capcom membangkitkan salah satu franchise klasiknya dengan Onimusha: Way of the Sword yang akan dirilis tahun 2026 untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC. Penggemar yang menunggu game baru rilis pasti senang mendengar ini.
Kembalinya Seri Onimusha
Onimusha: Way of the Sword menandai kembalinya seri ini setelah vakum hampir 20 tahun sejak Onimusha: Dawn of Dreams (2006). Menurut produser Akihito Kadowaki, tim Capcom selalu ingin melanjutkan franchise ini, namun baru terealisasi ketika mesin RE Engine—yang juga digunakan untuk resident evil 9—dikembangkan lebih lanjut. Game ini menghadirkan cerita baru yang tidak terhubung langsung dengan game-game sebelumnya.
Pertarungan dan Oni Gauntlet
Sistem pertarungan berfokus pada pedang dengan mekanisme parry, deflect, dan guard stance. Fitur Break Issen memungkinkan eksekusi instan terhadap musuh dengan memotong mereka. Sementara itu, Gauntlet Oni menyerap jiwa musuh yang dikalahkan dengan tiga jenis: kuning (memulihkan health), merah (untuk upgrade), dan biru (untuk senjata Oni). Mode Oni Vision juga memungkinkan pemain mengidentifikasi lokasi musuh.
Setting dan Atmosfer
Game ini mengikuti samurai Miyamoto Musashi (dimodelkan seperti Toshiro Mifune) dalam versi fantasi gelap Kyoto pada periode Edo. Musashi menghadapi samurai lain, iblis, dan ancaman supernatural. Meskipun relatif linear, game ini juga menawarkan area terbuka dan quest sampingan dengan atmosfer misterius.
The Elder Scrolls VI

Penantian para penggemar The Elder Scrolls telah memasuki tahun ke-15 sejak Skyrim dirilis. Bethesda Game Studios akhirnya mengkonfirmasi bahwa mayoritas tim pengembang kini berfokus pada The Elder Scrolls VI, meskipun game ini masih “berjarak jauh” dari perilisannya.
Dunia Tamriel Baru
Spekulasi mengenai lokasi The Elder Scrolls VI terus bermunculan, dengan banyak penggemar meyakini setting utama akan berada di Hammerfell dan High Rock. Kedua wilayah ini terletak di sekitar Teluk Iliac yang belum banyak dieksplorasi dalam seri sebelumnya. Todd Howard sebagai direktur kreatif memiliki visi menjadikan game ini sebagai “simulator dunia fantasi terbaik”. Selain itu, dia menyatakan dunia game akan didesain untuk dimainkan selama lebih dari satu dekade, mirip dengan popularitas jangka panjang Skyrim.
Eksplorasi dan Cerita
Meskipun detail gameplay masih dirahasiakan, The Elder Scrolls VI diproyeksikan akan menawarkan cerita yang lebih mendalam dengan pilihan yang berbobot. Pengembang berjanji untuk “mengambil waktu yang dibutuhkan untuk membuatnya hebat”. Sementara itu, eksplorasi akan diperkaya dengan fitur vertikal dan sistem dunia dinamis yang lebih kompleks dibanding pendahulunya.
Engine dan Teknologi
The Elder Scrolls VI dikembangkan menggunakan Creation Engine 2 yang juga digunakan untuk Starfield, namun dengan penyempurnaan signifikan. Kabarnya, Bethesda sedang mengintegrasikan teknologi terinspirasi Unreal Engine ke dalam mesin mereka dengan dukungan dari Microsoft dan spesialis The Coalition. Fitur teknis akan mencakup pencahayaan global real-time mirip sistem “Lumen” dari Unreal Engine dan peningkatan AI Radiant untuk NPC yang lebih responsif terhadap pilihan pemain.
Gears of War: E-Day

Xbox Game Studios menghadirkan kejutan besar dengan mengumumkan Gears of War: E-Day, prekuel yang berlangsung 14 tahun sebelum game pertama seri ini. Game ini dijadwalkan rilis pada 2026 untuk Windows dan Xbox Series X|S.
Prekuel dan Karakter Lama
Gears of War: E-Day mengisahkan momen penting dalam sejarah seri ini, yaitu hari ketika ras Locust Horde muncul dari tempat persembunyian bawah tanah dan menyerang planet Sera. Marcus Fenix dan Dom Santiago kembali sebagai protagonis, namun dalam versi yang lebih muda dan rentan. John DiMaggio dan Carlos Ferro juga kembali mengisi suara karakter ikonik ini. Menariknya, cerita berfokus pada persaudaraan antara kedua karakter tersebut, yang terhubung melalui Carlos, kakak Dom yang meninggal dalam pertempuran bersama Marcus.
Aksi dan Nostalgia
Berbeda dengan Gears 5 yang menampilkan elemen open world, E-Day akan menawarkan pengalaman yang lebih linear. Game ini kembali ke akar seri dengan fokus besar pada elemen horor. Trailer menampilkan remix orkestra dari lagu “Mad World” karya Gary Jules, mengingatkan pada trailer Gears of War pertama. Selain itu, game ini akan menunjukkan asal-usul Lancer Assault Rifle, senjata ikonik seri ini. Para penggemar juga akan menyaksikan Locust Drone yang didesain ulang agar terlihat lebih mengintimidasi.
Grafis dan Developer
E-Day dikembangkan oleh The Coalition bersama People Can Fly, studio yang pernah mengembangkan Gears of War: Judgment. Game ini dibangun dari awal menggunakan Unreal Engine 5 dengan detail lingkungan dan karakter yang 100 kali lebih banyak dibandingkan Gears 5. Fitur teknis mencakup pencahayaan ray traced, refleksi, bayangan, serta sistem penghancuran dan gore generasi baru. Sementara menunggu kapan resident evil 9 rilis, para penggemar bisa mengantisipasi game baru rilis ini yang dijanjikan akan menghadirkan standar baru dalam keunggulan teknis.
Pragmata

Capcom mengumumkan game sci-fi action-adventure terbarunya, Pragmata, yang akan hadir pada 24 April 2026. Game ini akan tersedia untuk PlayStation 5, Windows, Nintendo Switch 2, dan Xbox Series X|S.
Setting di Bulan
Pragmata berlatar di fasilitas penelitian bulan di masa depan yang tidak terlalu jauh. Cerita bermula ketika komunikasi dengan stasiun bulan yang melakukan riset material Lunafilament—bahan yang bisa menciptakan hampir apa saja—terputus secara tiba-tiba. Sebuah tim respons segera dikirim, namun gempa bulan besar terjadi segera setelah kedatangan mereka.
Karakter dan Misteri
Protagonis utama, Hugh Williams—seorang anggota tim keamanan yang terpisah dari timnya—ditemukan oleh Diana, sosok misterius berbentuk gadis kecil. Dia adalah Pragmata, android unik yang diciptakan menggunakan Lunafilament. Keduanya harus bekerja sama melawan AI stasiun yang bermusuhan untuk kembali ke Bumi.
Gameplay dan Teka-Teki
Sistem pertarungan Pragmata memadukan aksi menembak dan teka-teki hacking yang unik. Diana melakukan hack pada sistem musuh untuk mengekspos kelemahan mereka, memungkinkan Hugh menyerang dengan berbagai senjata api. Saat mengeksplorasi stasiun, pemain menggunakan pendorong di pakaian Hugh untuk bergerak cepat melintasi fasilitas, sedangkan Diana dapat meretas sistem keamanan untuk membuka jalan yang terhalang.
Neverness to Everness

Hotta Studio membuka dunia penuh keajaiban dengan Neverness to Everness, game open-world RPG yang direncanakan rilis pada 2026 untuk PC, konsol, dan perangkat mobile. Game ini akan tersedia secara gratis untuk dimainkan.
Konsep Urban dan Eksplorasi
Neverness to Everness berlatar di Hethereau, kota metropolis yang dipenuhi anomali supernatural—mulai dari berang-berang berkepala televisi hingga papan skateboard yang membuat grafiti tengah malam. Sebagai seorang Appraiser, pemain bertugas menyelidiki dan menetralkan anomali ini. Saat mendekati anomali, lingkungan sekitar akan berubah drastis—bangunan terselimuti efek statis, objek melayang, dan warna-warna dunia lain muncul. Untuk bereksplorasi, pemain dapat menggunakan kemampuan Esper seperti anti-gravitasi yang memungkinkan berlari di dinding bangunan.
Gabungan Genshin dan GTA
Para kritikus menyebut game ini sebagai perpaduan sempurna antara Genshin Impact dan GTA. Mirip Genshin, pemain dapat beralih antar empat karakter berbeda dengan sekali klik. Namun, game ini juga menawarkan fitur ala GTA seperti kustomisasi mobil sport—mengubah mesin, rem, transmisi, dan penampilan kendaraan. Pemain bahkan dapat membeli properti, mengelola bisnis, dan balapan di jalanan kota saat hujan.
Studio dan Inovasi
Game ini dikembangkan oleh Hotta Studio yang sebelumnya menciptakan Tower of Fantasy. Menggunakan Unreal Engine 5 dan teknologi geometri virtual Nanite, Neverness to Everness menawarkan detail kota yang realistis. Tim pengembang berkomitmen menghadirkan lingkungan perkotaan yang hidup dengan penduduk kota yang berperilaku realistis—seperti mematuhi peraturan lalu lintas dan menunjukkan reaksi berbeda terhadap tindakan pemain.
Arknights: Endfield

Hypergryph membawa inovasi segar dalam dunia game RPG dengan Arknights: Endfield yang terjadwal rilis pada 22 Januari 2026. Game ini menawarkan pengalaman berbeda dari pendahulunya yang berbasis tower defense.
Gameplay dan Dunia Terbuka
Arknights: Endfield merupakan action RPG real-time 3D dengan elemen simulasi pabrik. Sistem pertarungannya berpusat pada tim empat anggota yang bisa dikendalikan secara bergantian, dengan sistem skill gauge bersama untuk koordinasi taktis. Menariknya, game ini menghadirkan dunia semi-terbuka di planet Talos-II yang penuh dengan area eksplorasi, tantangan samping, dan lingkungan interaktif. Fitur unik AIC (Automated Industry Complex) memungkinkan pemain membangun sistem otomasi untuk menambang sumber daya dan memproses material.
Karakter dan Cerita
Cerita berlangsung di bulan Talos-II, 152 tahun setelah kolonisasi oleh pionir dari Terra. Pemain berperan sebagai “Endministrator” dari Endfield Industries yang bertugas mengeksplorasi area liar dan mengungkap misteri di reruntuhan kuno. Operator dalam game memiliki latar belakang dan agenda personal berbeda, kebanyakan menggunakan kekuatan Originium Arts dengan berbagai elemen dan bentuk.
Tanggal Rilis dan Platform
Arknights: Endfield akan dirilis secara global pada 22 Januari 2026 pukul 09:00 (GMT+8). Game ini akan tersedia untuk PlayStation 5, PC (Windows), dan perangkat mobile. Pre-registrasi telah dibuka dengan berbagai hadiah menarik, termasuk Operator 5-bintang “Snowshine”.
Chasing Kaleidorider

Tencent menghadirkan konsep unik dalam daftar game baru rilis 2026 melalui Chasing Kaleidorider, sebuah RPG romansa 3D yang berpusat pada gadis-gadis pengendara motor supernatural.
Konsep dan Gaya Visual
Chasing Kaleidorider berlatar di kota futuristik bernama Terminus yang sedang menghadapi invasi “Integration”—fenomena pertemuan dunia nyata dengan Lautan Ketidaksadaran yang melahirkan entitas berbahaya bernama “Hysteria”. Gaya visual game ini menggabungkan estetika anime dengan setting sci-fi urban yang memukau. Trailer perdana memperlihatkan kualitas animasi tinggi dengan efek warna kaleidoskopik yang berubah-ubah saat berinteraksi dengan anomali.
Sistem Pertarungan Real-Time
Berbeda dengan sistem turn-based tradisional, Chasing Kaleidorider menggunakan sistem pertarungan kartu semi-real-time. Pemain mengendalikan tim empat Rider dengan gauge energi yang terisi otomatis untuk mengaktifkan skill. Mekanisme unik speedometer menjadi elemen inti—penggunaan skill mengisi speedometer dan saat mencapai 100km/h, pemain dapat mengaktifkan “total attack” yang meningkatkan efisiensi regenerasi energi.
Elemen Romansa dan Koleksi
Menariknya, game ini menampilkan adegan ciuman yang jarang ditemukan dalam game gacha. Sebagai “Navigator” dengan kemampuan “KALEIDO VISION”, pemain dapat membangun hubungan dengan para Kaleido RIDER seperti Prome, Nana, dan UC. Setiap karakter memiliki latar belakang unik—mulai dari penyihir, pelajar, hingga penyanyi rock—dan interaksi romantis dengan mereka dapat membuka kekuatan baru.
Kesimpulan
Tahun 2026 akan menjadi tahun yang luar biasa bagi para penggemar game di seluruh dunia. Sejumlah game blockbuster seperti Resident Evil 9: Requiem dan Grand Theft Auto VI telah siap menghadirkan pengalaman bermain yang belum pernah ada sebelumnya. Meskipun menunggu hampir satu dekade untuk beberapa judul, penantian tersebut tampaknya sepadan dengan kemajuan teknologi grafis dan gameplay yang ditawarkan.
Bagi penggemar horor, Resident Evil 9 yang rilis pada 27 Februari 2026 menjawab pertanyaan “kapan Resident Evil 9 rilis” dengan cerita menarik tentang Grace Ashcroft dan kembalinya Leon Kennedy. Sementara itu, GTA VI dari Rockstar Games membawa pemain ke Vice City modern dengan tingkat realisme yang mencengangkan.
Tidak hanya game aksi yang mendominasi, genre RPG juga turut meramaikan dengan kehadiran Monster Hunter Stories 3 dan Arknights: Endfield. Sedangkan Crimson Desert dan Fable Reboot menawarkan petualangan fantasi yang penuh kejutan.
Hampir semua game yang dibahas memanfaatkan teknologi terbaru seperti RE Engine, Unreal Engine 5, dan RAGE 9. Akibatnya, dunia game semakin hidup dengan detail lingkungan, pencahayaan dinamis, dan sistem cuaca realistis yang mempengaruhi gameplay.
Terakhir, kehadiran Onimusha: Way of the Sword dan Nioh 3 menandai kebangkitan franchise klasik yang telah lama dinantikan. Maka, jadwal rilis 2026 memang patut ditunggu dengan seksama oleh para gamer Indonesia, terutama bagi penggemar setia Resident Evil yang telah lama bertanya-tanya kapan seri kesembilan akan tiba.
